ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.32832/at-tadib.v2i2.19375Keywords:
kesulitan matematika, faktor kesulitan, siswa sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam belajar matematika dan faktor yang membuat siswa kesulitan belajar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan tentang kesulitan siswa dalam belajar matematika. Subjek penelitian ini adalah sepuluh siswa di kelas III SDN Kota Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan kecenderungan kesulitan yang dialami siswa adalah kesulitan konsep, dimana siswa belum memahami sepenuhnya tentang konsep pecahan, siswa kesulitan menentukan bilangan pembilang maupun penyebut, terbalik dalam penulisan nilai pecahan, dan sulit membedakan simbol lebih dari „>‟ dan kurang dari ‟<‟. Adapun faktor yang membuat siswa kesulitan belajar matematika adalah sikap dan minat siswa yang rendah, di mana siswa tidak menyukai pelajaran matematika yang membuat siswa menjadi tidak memperhatikan guru saat pelajaran matematika berlangsung sehingga siswa merasa tidak semangat saat pelajaran matematika.
References
Abdurrahaman, Mulyono. (2013). Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Abdurrahman, Mulyono. (2013). Pendidikan Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Ahmadi, Abu & Supriyono, W (2013). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Ali, Mohammad & Asrori, Mohammad. (2015). Psikologi Remaja Perkembangan
Peserta Didik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Arifin, Zainal. (2011). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Djamarah. (2015). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Heruman. (2017). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Karso, Suyadi, G., Muhsetyo, G. (2014). Pendidikan Matematika I. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Karwati, Euis & Priansa, Donni Juni. (2015). Manajemen Kelas (Classroom Management) Guru Profesional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkandan Berprestasi. Bandung: Alfabeta.
Majid, Abdul. (2009). Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, Lexy J. (2014). Metedologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakaraya.
Slameto, Syaiful Bahri. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi.
Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandaung: Alfabeta.
Susanto, Ahmad. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.
Syah, Muhibbin. (2015). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Untary, E. (2013). “Diagnosis Kesulitan Belajar Pokok Bahasan Pecahan Pada Siswa
Kelas V Sekolah Dasar.” http://jurnal.stkipngawi.ac.id/index.php/mp/article/view/28/pdf_48 (diakses pada 4 februari 2018).
Yeni, E. M. (2015). “Kesulitan Belajar Matematika Di Sekolah Dasar.” http://jfkip.umuslim.ac.id/index.php/jupendas/article/view/231/131 (diakses 15
februari 2018).