ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN JOHN DEWEY (PROGRESIVISME) DAN MOHAMMAD NATSIR (REVOLUSI PENDIDIKAN) DALAM KONTEKS PENDIDIKAN SD AL AZHAR BANDUNG

Authors

  • Nahdli Muhammad Nur Syifa Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32832/at-tadib.v8i3.19438

Keywords:

Perbandingan, Pemikiran John Dewey (Progresivisme), Mohammad Natsir (Revolusi Pendidikan), SD Al Azhar Bandung

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kemajuan sebuah bangsa. Hal ini te-lah diakui secara luas oleh para pemikir dan tokoh pendidikan sepanjang sejarah. Dua tokoh yang memiliki pemikiran yang signifikan dalam konteks pendidikan adalah John Dewey, yang dikenal sebagai tokoh pro-gresivisme, dan Mohammad Natsir, yang mengusung konsep revolusi pendidikan. Dua konsep ini memiliki ciri khas dan pendekatan yang berbeda dalam memandang pendidikan, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan untuk kemajuan individu dan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan meta analisis terkait pemikiran dari kedua tokoh. Penulisan ini berfokus pada pemikiran John Dewey (progresivime) dan Mohammad Natsir (revolusi pendidikan) dalam Konteks Pendidikan SD Al Azhar Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif dengan jenis deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dalam konteks Pendidikan SD Al Azhar Ban-dung, pemikiran John Dewey dan Mohammad Natsir dapat diintegrasikan secara harmonis untuk mencip-takan lingkungan pembelajaran yang berpusat pada siswa, berorientasi pada nilai, dan berupaya untuk men-ciptakan perubahan positif dalam masyarakat. Dengan demikian, pendidikan di SD Al Azhar Bandung dapat menjadi wahana untuk membangun generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab secara moral dalam menghadapi tantangan zaman. integrasi pemikiran antara John Dewey (Progresivisme) dan Mohammad Natsir (Revolusi Pendidikan) di SD Al Azhar Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di SD Al Azhar Ban-dung telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung untuk pertumbuhan holis-tik siswa, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beretika dan berbudaya.

References

Amirudin. (2016). Pemikiran Pendidikan Islam Menurut. Al-Idarah, 6, 4.

Ari Rohmah, R., Mahdum, & Isjoni. (2023). Pandangan Filsafat Progresivisme John Dewey Pada Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Kajian Studi Literatur Review. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 4(1), 194–200. https://doi.org/10.32806/jkpi.v4i1.328

Bachtiar, T. A. (2020). Pemikiran_Pendidikan_M_Athiyah_al_Abrasy (p. 5). academi.edu. Fadlillah, M. (2017). Aliran Progresivisme Dalam Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 17–24. https://doi.org/10.24269/dpp.v5i1.322

Ilun Mualifah. (2013). Progresivisme John Dewey dan Pendidikan Partisipatif Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1.

Maemonah, A. O. (2020). Filsafat Pendidikan Maria Montessori Dengan Teori Belajar Progresivisme Dalam Pendidikan Aud. Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 64. https://doi.org/10.22373/bunayya.v6i2.7277

Nashir, A. (2008). Buya Hamka dan Mohammad Natsir tentang Pendidikan Islam. At-Ta’dib, 3(1), 59–81. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v3i1.494

Novarita, Rosmilani, Agnes, Irmania Jome’, E. T. (2023). Analisis Pelaksanaan Teori Progresivisme John Dewey Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(6), 529–540.

Nur Falah, M. Z., Rohmah, M., Surbhi, S., & Amiir, M. (2022). Pendidikan Progresif John Dewey: Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Di Indonesia. El -Hekam, 7(1), 28. https://doi.org/10.31958/jeh.v7i1.5782

Rajab, L. (2016). Konsep Pendidikan Islam Muhammad Natsir (SuatuKajianAnalisisKritis).

Al-Iltizam, 1(1), 103–119.

Ruslan. (2018). Perspektif Aliran Filsafat Progresivisme Tentang Perkembangan Peserta Didik. 2(2), 211–217.

Saputra, E. (2021). Konsep Kurikulum Pendidikan Islam Menurut Muhammad Natsir. At- Ta’Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 13(1), 60. https://doi.org/10.47498/tadib.v13i01.460

Soedardi, R. A. (2019). Does Religion Matter? Understanding Religion Subject for Formal Education. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 4(2), 104.

https://doi.org/10.22515/attarbawi.v4i2.1927

Sulistyaningsih, D. A., & Progresivisme, F. (2023). Kajian Filsafat Progesivisme dalam Pendidikan. 4(September), 59–69.

Suwarno. (2017). Pemikiran M. Nastir Dalam Pembaharuan Pendidikan Islam. Dar El-Ilmi, 4(1), 90–105.

Utomo, A. W., Ali, M., & Maksum, M. N. R. (2022). Konsep Pendidikan Religius Rasional : Studi Pemekiran Buya Hamka dan Mohammad Natsir. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 10(49), 711–724.

Downloads

Published

2024-12-20

How to Cite

Syifa, N. M. N. (2024). ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN JOHN DEWEY (PROGRESIVISME) DAN MOHAMMAD NATSIR (REVOLUSI PENDIDIKAN) DALAM KONTEKS PENDIDIKAN SD AL AZHAR BANDUNG. AT-TA`DIB, 8(3). https://doi.org/10.32832/at-tadib.v8i3.19438

Issue

Section

Articles