STRATEGI ORANG TUA UNTUK MENGEMBANGKAN ANAK DOWN SYNDROME

Authors

  • Zeinindra Marlin Alifachrudin
  • Murfiah Dewi Wulandari

DOI:

https://doi.org/10.32832/at-tadib.v8i1.19476

Keywords:

Down Syndrome, Pola Asuh, Kemandirian

Abstract

Anak down syndrome memiliki karakteristik dan perkembangan yang khas. Oleh karena itu,

diperlukan stimulasi dan strategi yang harus dijalankan. Stimulasi dari orang tua sangat dibutuhkan dalam memastikan tumbuh kembang anak agar berjalan dengan optimal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan aspek kemandirian, mengembangkan kemampuan komunikasi, dan mengembangkan motorik halus anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi langsung, wawancara dengan informan terkait rincian objek yang diteliti, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi, perpanjangan pengamatan serta pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian ini membuktikan strategi orang tua untuk mengembangkan kemandirian, komunikasi, dan kebebasan berekspresi anak down syndrome berhasil dengan baik. Pola asuh demokratis orang tua terhadap anak down syndrome yang berdampak baik pada kemandirian, kemampuan komunikasi, dan kebebasan berekspresi.

References

Adilah, S. N., Hadisiwi, P., & Prasanti, D. (2022). Pengalaman Komunikasi Ibu dengan Anak Down Syndrome Berprestasi di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Komunikasi, 5(1), 141–158. https://doi.org/10.38194/jurkom.v5i1.507

Angwidya, F. A. (n.d.). PENGARUH LAGU TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA ANAK DOWN SYNDROME ( STUDI KASUS PADA SHINTA ). 10(2), 48–67.

Arifin, A. F. Al. (2022). Strategi Orang Tua dalam Membina Kemandirian Anak Down Syndrome.

Azmi, M. (2017). Resiliensi Pada Orang Tua yang Memiliki Anak Down Syndrome.

Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 266–272. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i2.4373

Buckley, B. C. (2000). Interactive multimedia and model-based learning in biology.

International Journal of Science Education, 22(9), 895–935. https://doi.org/10.1080/095006900416848

Dayana, I. P., & Khusus, A. B. (2023). Journal of Special Education Lectura Perkembangan Bahasa Anak Down Syndrome. Journal of Special Education Lectura, 1(1), 24–28.

Filisyamala, J., Hariyono, & Ramli, M. (2016). Bentuk Pola Asuh Demokratis dalam Kedisiplinan Siswa SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(04), 668–672.

http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6213%0Ahttp://journal.um.ac.id/in dex.php/jptpp/article/download/6213/2648

Ghoniyah, Z., & Savira, S. I. (2015). Gambaran Psychological Well Being pada Perempuan yang Memiliki Anak Down Syndrome Gambaran Psychological Well Being pada Perempuan yang Memiliki Anak Down Syndrome Siti Ina Savira. Character, 3(2), 1– 8.

K Ofori, E. (2013). Patient Radiation Dose Assessment in Pelvic X-ray Examination in

Ghana. OMICS Journal of Radiology, 2(8). https://doi.org/10.4172/2167- 7964.1000151

Khoirunnisa, R., Mulyani, R. R., & Dianto, M. (2021). Peran Orang Tua Single Parent Terhadap Anak Down Syndrome di Muaro Sijunjung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1007–1016.

Kurniajati, S., Yusiana, M. A., & Andriana, P. (2018). PERILAKU ADAPTIF PADA ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL SEDANG.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (R. Holland (ed.); 2nd ed.). SAGE Publications.

Priwanti, T. R., Puspitawati, I., & Fuad, A. (2019). Dukungan Sosial Dan Kepercayaan Diri Pada Orang Tua Dengan Anak Down Syndrome. Jurnal Psikologi, 12(1), 76–87. https://doi.org/10.35760/psi.2019.v12i1.1918

Pusungulaa, A., Pantow, J., & Boham, A. (2015). Pola komunikasi keluarga dalam membentuk karakter anak di Kelurahan Beo Talaud. “Acta Diurna,” 4(5), 1–10.

Putra, H. M., Prakasa, A., & Kurniati, P. (2022). Internalisasi Nilai Kemandirian Anak melalui Parenting. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 3846– 3854. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2342

Sonia Putri, F., & Atifah Jurusan, Y. (2021). Prosiding SEMNAS BIO 2021 Studi Kasus Anak Down Syndrome dengan Lingkungan Sosial. Studi Kasus Anak Down Syndrome Dengan Lingkungan Sosial, 180–188.

Sri Utami, W. Z., & Garnika, E. (2020). Pola Asuh Orang Tua Dalam Upaya Pembentukan Kemandirian Anak Down Syndrome. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(1). https://doi.org/10.33394/realita.v5i1.2903

Tsani, I. L., Herawati, N. I., & Istianti, T. (2014). HUBUNGAN POLA ASUH ORANG

TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents.

Yulianto, Y., Lestari, Y. A., & Suwito, E. D. (2017). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Psikososial Anak Prasekolah Di Tk Pkk Xi Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Nurse and Health: Jurnal Keperawatan, 6(2), 21–29. https://doi.org/10.36720/nhjk.v6i2.18

Downloads

Published

2024-04-20

How to Cite

Alifachrudin, Z. M., & Wulandari, M. D. (2024). STRATEGI ORANG TUA UNTUK MENGEMBANGKAN ANAK DOWN SYNDROME. AT-TA`DIB, 8(1). https://doi.org/10.32832/at-tadib.v8i1.19476

Issue

Section

Articles