PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS (KPM) SISWA SD MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN INQUIRY BASED LEARNING (IBL)
DOI:
https://doi.org/10.32832/at-tadib.v7i3.19485Keywords:
Kemampuan Pemahaman Matematis, PBL, IBLAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh gambaran secara komprehensif tentang Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis (KPM) Siswa SD Melalui Model Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Based Learning (IBL) dalam menyelesaikan soal-soal geometri segibanyak. Metode di dalam penelitian ini adalah mixed method dengan jenis explanatory sequential. Dalam tahapan kuantitatif digunakan penelitian deskriptif dan kuasi eksperimen dengan jenis one group pretest-postest design dan dengan desain factorial 3 x 2. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 1 Girimukti berjumlah 16 orang dan kelas IV SDN 2 Girimukti berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis (KPM) Siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh secara signifikan dibandingkan dengan model Inquiry Based Learning (IBL), kemampuan pemahaman matematis siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi mengungguli siswa yang memiliki tingkat motivasi rendah, siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi memiliki seluruh indicator kemampuan pemahaman matematis yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah, siswa yang memiliki tingkat motivasi sedang atau rendah, kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki hanya sampai pada indicator mendefinisikan konsep secara verbal dan tulisan, dan mengidentifikasi dan membuat contoh dan bukan contoh.