PENGEMBANGAN POTENSI DIRI PESERTA DIDIK MELALUI PROSES PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.32832/at-tadib.v5i1.19598Keywords:
Pengembangan Potensi Diri, Proses PendidikanAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pengembangan potensi diri peserta didik melalui proses pendidikan di SD Negeri 43 Seluma. Hal ini dilatar belakangi oleh masih bervariasinya tingkat potensi diri peserta didik yang ada di sekolah ini, sebagian guru mengerti dan paham dalam mengembangkan potensi diri peserta didik akan tetapi sebagian lagi guru belum memahaminya, sehingga potensi diri peserta didik terbentuk dengan sendirinya. Akan tetapi pihak sekolah sudah melakukan pengembangan terhadap potensi diri peserta didik. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian guna menganalisis seperti apa bentuk pengembangan potensi diri peserta didik yang dilakukan oleh guru di sekolah tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian analisis datanya menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa bentuk pengembangan potensi diri peserta didik yang dilakukan oleh guru adalah memberikan bimbingan yang intensif bagi peserta didik, memberikan pendampingan bagi peserta didik yang memiliki minat dan motivasi belajar yang kurang, memberikan contoh teladan yang baik, mengajak peserta didik bersama- sama membersihkan lingkungan sekolah, melaksanakan shalat dhuhah berjamaah setiap pagi hari Jumat, melakukan tes kepada peserta didik baru, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, serta memberikan sanksi dan reword kepada peserta didik. Kemudian yang menjadi hambatan guru dalam mengembangkan potensi diri peserta didik adalah sikap pembawaan peserta didik, minat dan motivasi, kompetensi guru, sarana dan prasarana sekolah, serta lingkungan sekitar peserta didik.
References
Aslamiyah, S. (2017). Konseling Individual Guru Bimbingan dan Konseling terhadap Perilaku Pengembangan Potensi Diri di SMK Negeri 4 Banjarmasin. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 3 (2), 13-16.
Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Hakim, R. (2014). Pembentukan Karakter Peserta Didik melalui Pendidikan
Berbasis Al-Quran. Jurnal Pendidikan Karakter, (2).
Nurhasanah, N., Endang, B., & Lestari, S. 2016. Analisis Layanan Bimbingan dan Konseling Tentang Potensi Diri pada Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 6 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6 (12).
Masni, H. (2018). Urgensi Pendidikan dalam Mengembangkan Potensi Diri Anak. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 8 (2), 275-286.
Masni, H. (2017). Peran Pola Asuh Demokratis Orangtua terhadap Pengembangan Potensi Diri dan Kreativitas Siswa. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 6(1), 58-74.
Murhima A. Kau. 2017. Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Sekolah Dasar. Proceeding Seminar dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratorium dan Jurnal Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan dan Konseling Berbasis KKNI, 4 – 6 Agustus 2017, Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional Mcnciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Cetakan kedua. Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya .
Purwanto, Ngalim. (2006). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Thahir, A., & Hidriyanti, B. (2014). Pengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Al-Utrujiyyah Kota Karang Bandar Lampung. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 1 (2), 55-66.